Assalamu’alaikum wr wb...
Jawab dulu lah, salamnya. Saya ulangi lagi ya, assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh...
Baik, sekarang kita sudah masuk di kelas literasi. Apakah kalian pernah membaca artikel yang gaya
penulisannya sangat menarik? Kalian ingin bisa menulis seperti itu juga, tapi belum
tahu bagaimana cara memulainya? Baiklah, di kelas ini kita akan lebih fokus
belajar untuk membuat artikel yang menarik. Tapi sebentar, jangan-jangan masih
ada yang kebingungan, apa itu artikel?
Artikel
adalah karangan pendek, berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas
tema tertentu yang ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah
realitas, baik berupa fakta, konsep atau pendapat tertentu.
Apakah
artikel juga ada jenis-jenisnnya? Jawabannya, iya, artikel memiliki beberapa
jenis, namun kali ini kita tidak akan membahas ke situ dulu. Mungkin pembahasan
tentang jenis artikel ini bisa kita simpan untuk pertemuan berikutnya.
Kali ini
kita akan fokus membahas cara mengolah artikel menjadi lebih menarik. Sebuah karya
tulis pasti dibuat untuk dibaca. Oleh karena itu, untuk membuat artikel yang
menarik, kita juga harus mempertimbangkan target pembaca kita. Apakah targetnya
anak-anak, remaja, atau orang dewasa. Tapi rata-rata orang menyukai gaya
tulisan yang unik dan tidak monoton.
Kita
mulai dari cara membuat paragraf pembuka. Paragraf pembuka adalah paragraf yang
kemungkinan besar akan dibaca pertama kali oleh pembaca. Pembaca yang kurang
tertarik dengan paragraf pertama kita, mungkin akan langsung menilai secara
keseluruhan tulisan kita tidak menarik dan ia tidak akan lanjut membaca tulisan
kita. Oleh karena itu, kita harus kreatif ketika menulis paragraf pembuka.
Sebagai
gambaran, berikut ada beberapa paragraf pembuka
untuk artikel dengan judul “Bentuk-bentuk Jawaban Do’a”
------------------------------------------
Nomor
1
Bisa
dikatakan berdoa adalah bentuk beribadatan yang tidak pernah lepas dari
keseharian kita. Apa lagi kita sebagai seorang muslim tentunya berdoa akan selalu
menyertai kita di setiap kita memulai kegiatan atau selesai melakukan kegiatan
tersebut.
Nomor
2
Kapan terakhir
kalian berdoa? Kemarin, tadi malam, tadi pagi atau baru saja? Ya, kehidupan
kita memang tidak pernah terlepas dari yang damanya doa. Doa bisa kita artikan
sebagai bentuk permohonan kita sebagai seorang hamba kepada Dzat Yang Maha
Kuasa.
Nomor
3
“Ah! Bingung nih, katanya
Tuhan selalu mengabulkan doa, ini doaku berbulan-bulan kok tidak dikabulin”
Pernah
dengar orang nyeletuk seperti ini? Ingin memberi penjelasan tapi bingung
bagaimana cara menjelaskannya? Atau, jangan-jangan kalian saat ini juga
memiliki pikiran yang sama. Tenang, jika seperti itu kalian sudah ada pada tulisan
yang tepat. Rilekskan tubuh kalian dan baca tulisan ini samapi akhir.
-------------------------------------------
Dari ketiga pagraf
pembuka di atas, mana yang kalian suka? Untuk presensi hari ini, tulis di kolom
komentar, nama lengkap kalian dan paragraf nomor berapa yang kalian suka, kemudian
publikasikan.
Ada yang kurang faham? Silahkan
langsung tanyakan. Terimakasih.


